30 April 2014 18:47:58
Ditulis oleh Admin

Kesehatan

  • Kesehatan

Masalah pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga masyarakat dan merupakan hal yang penting bagi peningkatan kualitas masyarakat kedepan. Masyarakat yang produktif harus didukung oleh kondisi kesehatan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang terserang penyakit. Dari data yang ada menunjukkan adanya jumlah masyarakat yang terserang penyakit relatif tinggi. Adapun penyakit yang sering diderita antara lain infeksi pernapasan akut bagian atas,DBD, malaria, penyakit sistem otot dan jaringan pengikat. Data tersebut menunjukkan bahwa gangguan kesehatan yang sering dialami penduduk adalah penyakit yang bersifat cukup berat dan memiliki durasi lama bagi kesembuhannya, yang diantaranya disebabkan perubahan cuaca serta kondisi lingkungan yang kurang sehat. Ini tentu mengurangi daya produktifitas masyarakat  Desa Jadi secara umum.

Sedangkan data orang cacat mental dan fisik juga cukup tinggi jumlahnya. Tercatat penderita bibir sumbing berjumlah 3 orang, tuna wicara 2 orang, tuna rungu 7 orang, tuna netra 3 orang, dan lumpuh 5 orang. Data ini menunjukkan masih rendahnya kualitas hidup sehat di Desa Jadi.

Hal yang perlu juga dipaparkan di sini adalah terkait keikutsertaan masyarakat dalam KB. Terkait hal ini peserta KB aktif tahun 2012 di Desa Jadi Dan pasangan usia subur. Sedangkan jumlah bayi yang diimunisasikan dengan Polio dan DPT-1 . Tingkat partisipasi demikian ini relatif tinggi walaupun masih bisa dimaksimalkan mengingat cukup tersedianya fasilitas kesehatan berupa sebuah    Polindes dan Posyandu  di Desa Jadi. Maka wajar jika ketersediaan fasilitas kesehatan yang relatif langka ini berdampak pada kualitas kelahiran bagi bayi lahir. Dari 138 kasus bayi lahir pada tahun 2012, hanya 1 bayi yang tidak tertolong.

Hal yang perlu juga dipaparkan di sini adalah kualitas balita. Dalam hal ini, dari jumlah 583 balita di tahun 2012, masih terdapat 1 balita bergizi buruk, 13 balita bergizi kurang dan lainnya sedang dan baik. Hal inilah kiranya yang perlu ditingkatkan perhatiannya agar kualitas balita Desa Jadi ke depan lebih baik. Semua dapat dilihat dari data berikut :

 

 

A. Kualitas Ibu Hamil

Jumlah (Orang)

Jumlah ibu hamil

147

Jumlah ibu hamil periksa di Posyandu

35

Jumlah ibu hamil periksa di Puskesmas

10

Jumlah ibu hamil periksa di Rumah Sakit

5

Jumlah ibu hamil periksa di Dokter Praktek

-

Jumlah ibu hamil periksa di Bidan Praktek

97

Jumlah ibu hamil periksa di Dukun Terlatih

-

Jumlah kematian ibu hamil

-

Jumlah ibu hamil melahirkan

138

Jumlah ibu nifas

138

Jumlah kematian ibu nifas

-

Jumlah ibu nifas hidup

138

B. Kualitas Bayi

 

Jumlah keguguran kandungan

6

Jumlah bayi lahir

138

Jumlah bayi lahir mati

1

Jumlah bayi lahir hidup

134

Jumlah bayi mati usia 0 – 1 bulan

3

Jumlah bayi mati usia 1 – 12 bulan

-

Jumlah bayi lahir berat kurang dari 2,5 kg

3

Jumlah bayi 0-5 tahun hidup yang menderita kelainan organ tubuh, fisik dan mental

5

C. Kualitas Persalinan

Jumlah (unit)

Tempat Persalinan

 

Tempat persalinan Rumah Sakit Umum

20

Tempat persalinan Rumah Bersalin

 

Tempat persalinan Puskesmas

-

Tempat persalinan Polindes

38

Tempat persalinan Balai Kesehatan Ibu Anak

 

Tempat persalinan rumah praktek bidan

80

Tempat praktek dokter

 

Rumah dukun

 

Rumah sendiri

 

Pertolongan Persalinan

Jumlah (Tindakan)

Jumlah Persalinan ditolong Dokter

20

Jumlah persalinan ditolong bidan

118

Jumlah persalinan ditolong perawat

-

Jumlah persalinan ditolong dukun bersalin

-

Jumlah persalinan ditolong keluarga

-

D. Cakupan Imunisasi

Jumlah (Orang)

Jumlah Bayi usia 2 bulan

295

Jumlah bayi 2 bulan Imunisasi DPT-1, BCG dan Polio -1

295

Jumlah bayi usia 3 bulan

159

Jumlah bayi 3 bulan yang imunisasi DPT-2 dan Polio-2

159

Jumlah bayi usia 4 bulan

163

Jumlah bayi 4 bulan yang imunisasi DPT-3 dan Polio-3

163

Jumlah bayi 9 bulan

132

Jumlah bayi 9 bulan yang imunisasi campak

132

 Jumlah bayi yang sudah imunisasi cacar

 

E. Perkembangan Pasangan Usia Subur dan KB

 

Pasangan Usia Subur

 

Jumlah remaja putri usia 12 – 17 tahun

 

Jumlah perempuan usia subur 15 – 49 tahun

2450

Jumlah wanita kawin muda usia kurang dari 16 tahun

-

Jumlah pasangan usia subur (Pasangan)

1946

Keluarga Berencana

 

Jumlah akseptor KB

1273

Jumlah pengguna alat kontrasepsi suntik

876

Jumlah pengguna metode kontrasepsi spiral

23

Jumlah pengguna alat kontrasepsi kondom

22

Jumlah pengguna metode kontrasepsi pil

184

Jumlah pengguna metode vasektomi

-

Jumlah pengguna metode kontrasepsi tubektomi

5

Jumlah pengguna metode KB Kelender/KB Alamiah

-

Jumlah pengguna metode KB obat tradisional

-

Jumlah pengguna alat kontrasepsi metode ..................

-

Jumlah PUS yang tidak menggunakan metode KB

673

 

  1. Wabah Penyakit

 

Jenis Wabah

Jumlah Kejadian Tahun Ini

Jumlah Meninggal (Orang)

1.    Muntaber

15

 

2.    Demam Berdarah

25

 

3.    Kolera

10

 

4.    Polio

 

 

5.    Cikungunya

 

 

6.    Flu Burung

 

 

7.    Busung Lapar

 

 

8.    Kelaparan

 

 

 

 

 

 

G. Angka Harapan Hidup

Jumlah (Tahun)

Angka harapan hidup penduduk Desa/Kelurahan

 

Angka harapan hidup penduduk Kabupaten/Kota

 

Angka Harapan Hidup Provinsi

 

Angka harapan Hidup Nasional

 

 

 

H. Cakupan pemenuhan kebutuhan air bersih

Jumlah (Keluarga)

1.Jumlah keluarga menggunakan sumur gali

3

2.Jumlah keluarga pelanggan PAM

1290

3.Jumlah keluarga menggunakan Penampung Air Hujan

356

4.Jumlah keluarga menggunakan sumur pompa

-

5.Jumlah keluarga menggunakan perpipaan air kran

 

6.Jumlah keluarga menggunakan hidran umum

87

7.Jumlah keluarga menggunakan air sungai

603

8.Jumlah keluarga menggunakan embung

-

9.Jumlah keluarga yang menggunakan mata air

576

10. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air minum dari air laut

-

11. Jumlah keluarga yang tidak mendapatkan akses air minum dari sumber di atas

-

Total jumlah keluarga

2915

 

 

I. Perilaku hidup bersih dan sehat

 

Kebiasaan buang air besar

 

Jumlah keluarga memiliki WC yang sehat

876

Jumlah keluarga memiliki WC yang kurang memenuhi standar kesehatan

1870

Jumlah keluarga biasa buang air besar di sungai/parit/kebun/hutan

169

Jumlah keluarga yang menggunakan fasilitas MCK umum

-

 

 

Pola makan

(P= Ada)

Kebiasaan penduduk makan dlm sehari 1 kali

-

Kebiasaan penduduk makan sehari 2 kali

-

Kebiasaan penduduk makan sehari 3 kali

Kebiasaan penduduk makan sehari lebih dari 3 kali

Penduduk yang belum tentu sehari makan 1 kali

-

 

 

Kebiasaan berobat bila sakit

Dukun Terlatih

Tak ada / sedikit / banyak

Dokter/puskesmas/mantri kesehatan/perawat/bidan/posyandu

Tak ada / sedikit / banyak

Obat tradisional dari dukun pengobatan alternatif

Tak ada / sedikit / banyak

Paranormal

Tak ada / sedikit / banyak

Obat tradisional dari keluarga sendiri

Tak ada / sedikit / banyak

Tidak diobati

Tak ada / sedikit / banyak

J. Status Gizi Balita

Jumlah (Orang)

Jumlah Balita

 

Jumlah Balita bergizi buruk

 

Jumlah Balita bergizi baik

 

Jumlah Balita bergizi kurang

 

Jumlah Balita bergizi lebih

 

     

 

  1. Jumlah Penderita Sakit tahun ini

 

Jumlah penyakit

Jumlah penderita

(Orang)

Di rawat di

Rumah

Rumah Sakit

Puskesmas

Jantung

5

 

5

 

Lever

5

 

5

 

Paru-paru

25

 

5

20

Kanker

2

 

2

 

Stroke

10

 

10

 

Diabetes Melitus

4

4

 

 

Ginjal

2

 

2

 

Malaria

 

 

 

 

Lepra/Kusta

10

 

 

10

HIV/AIDS

 

 

 

 

Gila/stress

1

1

 

 

TBC

20

 

5

15

ISPA

200

140

10

50

Asma

40

20

10

10

 

 

 

 

 

 

 

L. Perkembangan Sarana dan Prasarana Kesehatan Masyarakat

 

Jumlah MCK Umum (Unit)

-

Jumlah Posyandu (Unit)

13

Jumlah kader Posyandu aktif (Orang)

28

Jumlah pembina Posyandu (Orang)

3

Jumlah Dasawisma

-

Jumlah pengurus Dasa Wisma aktif (Orang)

-

Jumlah kader bina keluarga balita aktif (Orang)

10

Jumlah petugas lapangan keluarga berencana aktif (Orang)

10

Buku rencana kegiatan Posyandu

Diisi / Tidak

Buku data pengunjung Posyandu

Diisi / Tidak

Buku kegiatan pelayanan Posyandu

Diisi / Tidak

Buku administrasi Posyandu lainnya (Jenis)

4

Jumlah kegiatan Posyandu (Jenis)

3

Jumlah kader kesehatan lainnya (Orang)

4

Jumlah kegiatan pengobatan gratis (Jenis)

10

Jumlah kegiatan pemberantasan sarang nyamuk/PSN (Jenis)

2

Jumlah kegiatan pembersihan lingkungan (Jenis)

 



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus