08 Agustus 2019 17:04:12
Ditulis oleh Admin

LOMBA KREASI MENU NON BERAS DAN TERIGU DI DESA JADI KECAMATAN SEMANDING

LOMBA KREASI MENU NON BERAS DAN TERIGU DI DESA JADI KECAMATAN SEMANDING

Dalam lomba cipta menu pengganti makanan non beras dan terigu serta memodifikasi makanan khas Tuban  di desa jadi kecamatan semanding  ini, ditampilkan bermacam-macam menu yang disesuaikan dengan komoditi daerah peserta.  menu yang ditampilkan cukup unik. Untuk menu makan malam misalnya, ada nasi tiwul, peyek daun beluntas dan ikan asin. Untuk lauknya ada cumi isi bunga pisang dan minumannya,

Lalu ada menu makanan pagi, yang menampilkan nasi gadung, pecel ayam dan Jus  guava juga terlihat di deretan meja yang sedang dinilai juri. Juri yang menilai lomba ini adalah, dari Perangkat Desa , Tim Penggerak PKK Desa Jadi .

Dari ke-15 Peserta mewakili tiap RW,  RW II  Menjadi Juara I, RW 14 berhasil meraih juara II dan RW IV, berhasil menjadi juara III. Lomba ini adalah untuk mewakili desa dalam lomba tingkat Kecamatan. Karena potensi yang ada di desa Jadi  sangat luar biasa dan menu-menu seperti ini bisa disuguhkan kepada tamu yang tengah berkunjung ke desa Jadi.

Tujuan digelarnya lomba ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman).  Juga mendorong masyarakat dalam meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam menciptakan menu B2SA  berbasis sumber daya lokal dengan karbohidrat selain beras dan terigu. “Fokus ketahanan pangan ini sebenarnya, selain lomba menu juga ada percepatan, peningkatan diversifikasi pangan. Yang dalam hal ini dipicu menurunnya konsumsi beras yang saat ini sebesar  1,5 persen per tahun,” terang Made. Untuk diketahui,  konsumsi beras tingkat nasional 95,50 kilogram perkapita pertahun. Sedangkan Jawa Timur,  91, 60 kilogram perkapita per tahun.



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus